Benteng atau Bentengan adalah permainan berkelompok yang membutuhkan ketangkasan, kecepatan berlari dan strategi yang handal. Permainan ini merupakan salah satu permainan tradisional yang sangat baik digunakan untuk berolah raga. Hal ini disebabkan setiap pemain diharuskan berlari untuk menjaga benteng atau menangkap lawan.Tujuan utama permainan benteng adalah menyerang dan mengambil alih ’benteng’ lawan.
Cara Bermain Benteng
- Permainan di mulai dengan membentuk dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang.
- Selanjutnya masing masing kelompok memilih sebuah tiang atau pilar sebagai ‘benteng’. Di sekitar benteng terdapat area aman untuk kelompok yang memiliki tiang atau pilar. Bila sudah berada di area aman, mereka tidak perlu takut terkena lawan.
- Para anggota kelompok akan berusaha menyentuh lawan dan membuatnya ’tertawan’.
- Pemain harus sering kembali dan menyentuh bentengnya karena ’penawan’ dan yang ’tertawan’ditentukan dari waktu terakhir menyentuh ’benteng’.
- Orang yang paling dekat waktunya menyentuh benteng berhak menjadi ’penawan’. Mereka bisa mengejar dan menyentuh anggota lawan untuk menjadikannya tawanan.
- Pemenangnya adalah kelompok yang dapat menyentuh tiang atau pilar Iawan dan meneriakkan kata ‘benteng’.
Strategi Benteng
Seperti pada perang, benteng membutuhkan strategi untuk memenangkan permainan. Salah satu strategi permainan ini adalah membagi anggota kelompok menjadi ‘penyerang’, ’mata-mata’, ’pengganggu' dan penjaga ’benteng'. Penyerang bertugas mencari celah agar dapat menyentuh benteng lawan. Mata-mata bertugas mencari lawan yang telah lama tidak menyentuh benteng. Pengganggu bertugas memancing anggota lawan untuk keluar dari daerah aman. Penjaga 'benteng’ harus menjaga benteng mereka dari pihak lawan yang ingin menyentuh benteng.
